Belajar Forex Chart

Mengenal Forex Chart

Setelah anda memahami dasar forex dan mengenal terminal mt4 kini anda harus tau apa itu chart atau grafik. Apa itu Chart atau Grafik? Kita bisa mengatakan bahwa grafik menceritakan sejarah pergerakan suatu harga dari masa ke masa. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, seorang penganut analis teknikal percaya bahwa sejarah pergerakan harga memiliki kecenderungan untuk mengulang. Inilah yang kemudian banyak diteliti untuk memprediksi pergerakan harga yang akan terjadi.
Ada 3 macam grafik yang biasanya kita gunakan, yaitu:
1. Line Chart
2. Bar Chart
3. Candle Stick



Baca Juga: Cara menggunakan Trend Lines dan Chanel Untuk Mendulang Profit



LINE CHART
Line Chart yaitu suatu jenis grafik yang paling simple. Garis-garis di dalam grafik menghubungkan harga penutupan setiap sesi perdagangan. Secara lebih jelas dapat kita lihat melalui gambar dibawah ini.




BAR CHART
bar chart agak sedikit lebih kompleks. Ini menunjukkan suatu harga pembukaan dan penutupan, serta tinggi dan rendah harga. Bagian bawah bar yg vertikal menunjukkan harga terendah yang diperdagangkan dalam suatu  waktu, sedangkan bagian yang atas bar menunjukkan harga tertinggi.
Bar yang vertikal itu menunjukkan rentang perdagangan pasangan mata uang secara keseluruhan.
Hash horizontal yg berada di sisi kiri bar adalah harga pembukaan, dan sisi kanan hash horizontal adalah harga penutupan.
Berikut adalah contoh dari bar chart untuk mata uang EUR / USD:



Satu bar menunjukkan satu jangka waktu, yg berupa satu hari, satu minggu, atau satu jam.

grafik bar juga biasa disebut chart “OHLC”, karena mereka jelas menunjukkan harga pembukaan, Tinggi, Rendah, dan penutupan suatu mata uang tertentu. Berikut adalah contohnya sebuah bar :




Harga Buka: adalah Garis horizontal kecil di sebelah kiri yaitu harga pembukaan
Tinggi: Bagian atas garis vertikal yg mendefinisikan harga tertinggi pada periode suatu waktu
Rendah: Bagian bawah garis vertikal yang mendefinisikan harga terendah pada satu periode waktu
Tutup: Garis horizontal kecil yang ada di sebelah kanan adalah harga penutupan

 

 

CANDLE STICK CHART

candlestick adalah grafik yg paling populer yang banyak digunakan saat ini. Disarankan untuk bisa menguasai dengan cukup baik tentang grafik ini. Baiklah Kita mulai dengan mengenal, membaca, dan mengartikan grafik candlestick. Diharapkan setelah membaca artikel ini, Anda akan merasakan manfaat dan keuntungan dalam menggunakan grafik candlestick.

Grafik candlestick = grafik lilin, lahir di negara Jepang. Kapan kah ? tidak ada orang yg tau persis. Tapi saat itu di jepang sudah ada sekolah-sekolah yang mengajarkan analisa teknik untuk perdangan beras.
Hingga suatu saat ada seorang barat yang bernama 'Steve Nison' menemukan dan pertama kali mengenal rahasia teknik jepang ini dari kenalannya sesama broker Jepang. Sejak saat itu Steve menjadi sangat terobsesi dengan teknik ini, dia mulai mempelajari, meneliti, menulis, dan perlahan tumbuh populer di sekitar tahun 90 an. Kini kita patut berterima kasih kepada Steve Nison(Mr Candlesticks) 

Dalam grafik candlestik/grafik lilin, banyak mengandung informasi : berupa harga pembukaan(Open), harga penutupan(Close), dan dinamika pergerakan harga(High/Tertinggi - Low/Terendah). Bagian bawahnya juga menunjukan harga terendah(lower shadow),  bagian atas menunjukan harga tertinggi(Upper shadow).
Dalam  candlestick bagian tengah terdapat sebuah kotak. Kotak ini biasa diberi warna yang menandakan bahwa harga itu naik atau turun. Bila kotak tidak berwana/putih, menandakan harga naik, sedangkan bila kotak berwana hitam menandakan harga turun.
Lihat gambar dibawah ini. 



Harga dikatakan naik apabila harga penutupan > harga pembukaan. Dan disebut harga turun apabila harga penutupan < harga pembukaan. Dari sini kita bisa melihat pasti ada jeda waktu antara harga pembukaan dan penutupan, jeda waktu ini sering disebut juga dengan Time Frame. Dan timefrime bisa diatur sesuai keinginan kita, seperti 5 menit, 10 menit, 15 menit, 1 jam, 1 hari, ataupun 1 bulan.



Baca Juga: Trading Forex Dengan Menggunakan Fibonaci



Penggunaan candlestick ini lebih mempermudah pengamatan harga bila kita bandingkan dengan Bar Chart dan Trader dapat dengan mudah bisa membedakan pergerakan harga naik atau turun dan juga dalam menentukan tertinggi dan terendah.


Keuntungan penggunaan candlestick chart.
  • Lebih mudah untuk digunakan.
  • Memiliki pola beragam dengan nama-nama yang unik.
  • Candlestick chart itu sangat bagus untuk mengenali pergantian trend harga dari trend naik ke trend turun atau sebaliknya.
NB:
Perlu anda pahami, dalam 1 bar  chart ataupun candlestick chart merupakan suatu kumpulan pergerakan harga berdasarkan TimeFrame waktu tertentu. Sebagai contoh, pada time frame 5 menit, 1 bar itu mewakili pergerakan harga selama 5 menit tersebut. Demikian juga dengan TimeFrame yang lain.


Mengenal Arti Grafik Candlestick


Alasan utama orang yang menggunakan candlestick, adalah selain menunjukkan harga, juga menyimpan banyak informasi Analisa/pasar. mari kita pelajari dari yg paling mudah.

Long body : ini menunjukkan adanya suatu minat yang sangat kuat untuk membeli atau menjual. bisa juga menunjukkan banyak sekali aktivitas transaksi. Semakin panjang ukuran body berarti minat semakin kuat.

Short body: badan pendek ini menunjukkan sedikit sekali aktivitas membeli atau menjual. Merupakan kebalikan dari Long body tadi.

Apabila Long body nya berwarna putih, berarti terjadi banyak sekali aktifitas pembelian dari para trader. Sedangkan jika long body berwarna hitam, berarti banyak sekali aktifitas penjualan. 

Dibagian atas atau bawah biasanya ada suat bayangan(shadow) ini memberikan suatu petunjuk pergerakan harga selama satu periode tersebut.

Sampai sini grafik candlestick telah banyak dipetakan menjadi puluhan model konfigurasi, dimana masing-masing model/pola tersebut, memiliki maksud tujuan sendiri-sendiri pula.

Comments