Fast Moving Average Cross Over

Strategi dasar, sistem perdagangan ini berdasarkan acuan dengan menggunakan indikator Moving Average. teknik ini hapir sama dengan teknik scalping menggunakan indikator MA

Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, indikator MA bisa di pakai dengan kombinasi indikator lain untuk mendapat profit, misalnya teknik trading fores menggunakan indikator MA dan RSI.

Oke langsung saja mari kita lihat setup sistem trading Fast Moving Average cross over  ini;

Currency pairs : apa saja

Time frame : H1 atau M15

Indikator : 10 EMA, 25 EMA, 50 EMA

Entry Rules :
ketika EMA(10) melewati EMA(25) dan terus menuju EMA(50), buy/sell searah dengan EMA(10). jika EMA(10) mengarah keatas buy, jika EMA(10) mengarah kebawah sell. (tunggu saat harga/candlestick benar-benar melewati EMA(50).

Hal tersebut bertujuan untuk menghilangkan atau meminimal sinyal palsu.

Exit rules : Exit rules ada dua opsi yang bisa anda gunakan, antara lain:
1). keluar pasar saat EMA(10) melewati EMA(25). Atau,
2). keluar pasar ketika EMA(10) melewati EMA(50). jika anda yakin saat ini sedang trend, maka tunggu ketika harga benar-benar close saat melewati EMA(50).
3). Take profit secukupnya. Untuk H1 cukup 20-50 pips. Sedangkan untuk M15 cukup 5-30 pips.



kelebihan:
strategi ini tentunya mudah dibaca dan membuat chart nyaman ketika menganalisa. memberikan sinyal yang akurat saat pasar sedang trending dan bervolume tinggi.

kekurangan :
strategi ini mengacu menggunakan indikator moving averages yang bertipe lagging indikator, yang berarti tidak bisa memprediksi harga di masa mendatang, tapi mampu mencerminkan kondisi pasar saat ini. ketika pasar dalam kondisi sideways, indikator Moving Averages sangat sering memberikan banyak sinyal palsu. Jadi mungkin anda juga perlu menambahkan beberapa indikator lainnya seperti Stochastic atau Parabolic SAR.

Comments